Review, reviewjujur, produkreview ini membahas ADVAN Macha secara mendalam: dari desain tipis dan layar AMOLED 120 Hz, hingga performa Dimensity 7060, kamera Sony IMX 752, dan pengalaman baterai sehari-hari. Artikel ini ditulis agar pembaca yang sedang mempertimbangkan ponsel di kisaran harga IDR 3 juta mendapatkan gambaran lengkap dan jujur sebelum membeli.
Daftar Isi
- Ikhtisar cepat
- Siapa yang harus membaca review, reviewjujur, produkreview ini?
- Desain dan paket penjualan
- Layar: AMOLED yang cerah dan adaptif
- Performa: Dimensity 7060 di kelas menengah
- Pengujian gaming: apa yang bisa diharapkan
- Kamera: pro dan kontra untuk foto dan video
- Baterai dan pengisian: daya tahan yang realistis
- Perangkat lunak dan fitur AI: Android 15 bersih tanpa bloatware
- Fitur konektivitas dan multimedia
- Harga, pesaing, dan posisi pasar
- Pro dan kontra singkat
- Tips praktis jika memilih ADVAN Macha
- Rangkuman akhir
Ikhtisar cepat
- Posisi produk: menempati kelas di atas ADVAN X1.
- Fitur utama: 5G, layar AMOLED 6.67" 120 Hz, RAM 8GB + 256GB UFS 3.1, Android 15.
- Kamera utama: 50 MP Sony IMX 752 dengan perekaman hingga 2K30.
- Baterai dan pengisian: 5000 mAh, pengisian 33W (0–50% sekitar 30 menit).
- Harga ritel resmi: sekitar IDR 2.999.000.
Siapa yang harus membaca review, reviewjujur, produkreview ini?
Artikel ini cocok untuk pembeli yang mencari ponsel berfitur lengkap dengan harga terjangkau, ingin konektivitas 5G, layar berkualitas baik untuk multimedia, dan pengalaman Android yang bersih tanpa banyak bloatware. Juga relevan untuk yang menimbang keseimbangan antara desain tipis dan daya tahan baterai.
Desain dan paket penjualan
ADVAN Macha tampil dengan desain minimalis dan bobot ringan untuk kelasnya. Ketebalan hanya sekitar 7.3 mm dan berat terukur sekitar 177 gram, sehingga terasa lebih ramping dibanding mayoritas ponsel 5000 mAh yang cenderung berat.
- Material frame: polycarbonate (standar di segmen ini).
- Gaya: flat pada bagian layar dan belakang, dengan sedikit kelengkungan pada pertemuan frame dan layar untuk kenyamanan genggaman.
- Warna: tersedia varian hitam — varian hijau matcha yang diharapkan belum tersedia di pasar awal.
Paket penjualan cukup lengkap: unit ponsel dengan screen protector terpasang, charger 33W, kabel USB-C, softcase, SIM ejector, dan dokumen garansi. Kehadiran charger 33W di dalam kotak adalah nilai tambah bagi konsumen yang menginginkan solusi pengisian langsung tanpa beli adaptor terpisah.
Layar: AMOLED yang cerah dan adaptif
Layar ADVAN Macha menggunakan panel AMOLED 6.67 inci dengan resolusi Full HD+ (2400 x 1080). Refresh rate mendukung hingga 120 Hz dan dapat beradaptasi secara dinamis antara 60 Hz dan 120 Hz, atau dikunci pada 90 Hz jika pengguna memilih opsi tersebut.
Hasil pengukuran menampilkan kecerahan sekitar 510 nits di kondisi dalam ruangan dan dapat melonjak hingga kira-kira 875 nits pada mode simulasi outdoor. Ini menjadikan layar masih nyaman digunakan di luar ruangan saat siang hari.
Dua profil warna tersedia: Normal dan Vivid. Distribusi gamut mendekati 100% sRGB dalam mode normal dan saturasi tinggi di mode vivid, sehingga warna terkesan kaya. Namun, tidak ada mode khusus yang mengunci pada 100% sRGB untuk kalibrasi warna profesional, sehingga hasil foto atau video dapat terlihat berbeda jika dibandingkan pada layar lain.
Fitur layar menonjol
- Always on display dengan opsi selalu tampil (bukan terbatas beberapa detik).
- Punch-hole selfie di posisi tengah atas dan earpiece terintegrasi pada bezel atas.
- Fingerprint in-display dan face unlock.
Performa: Dimensity 7060 di kelas menengah
ADVAN Macha dibekali MediaTek Dimensity 7060 (6 nm) yang merupakan SoC 5G terbaru di kelas menengah. Konfigurasi inti CPU terdiri dari 2x Cortex-A78 (2.6 GHz) dan 6x Cortex-A55 (2.0 GHz). Kombinasi ini memberikan keseimbangan yang baik antara efisiensi daya dan kinerja sehari-hari.
Varian memori yang tersedia adalah 8 GB RAM (LPDDR5) dan 256 GB penyimpanan internal (UFS 3.1). Fitur RAM expansion hingga 8 GB virtual juga hadir untuk kebutuhan multitasking ekstra.
Pengukuran sintetik dan real-world
- Geekbench 6: single-core ~973, multi-core ~2358.
- Beberapa pengujian grafis dan benchmark tertentu tidak dapat berjalan penuh karena keterbatasan dukungan Vulkan pada GPU atau masalah server benchmark.
Secara pengalaman penggunaan harian, antarmuka terasa responsif, aplikasi terbuka dengan cepat, dan multitasking berjalan mulus berkat LPDDR5 dan UFS 3.1. Namun, untuk beban grafis berat, perangkat menunjukkan batasannya terutama pada pengaturan grafis maksimum di beberapa game.
Pengujian gaming: apa yang bisa diharapkan
Hasil pengujian gaming menunjukkan performa bermain yang cukup stabil pada pengaturan menengah, tetapi masih terbatas saat memaksa frame rate tinggi.
- Subway Surfers: konsisten pada 60 fps.
- PUBG Mobile: mode Ultra tidak membuka opsi 60 fps; mode Smooth membawa permainan ke sekitar 40 fps, terasa stabil namun tidak ideal untuk kompetisi.
- Mobile Legends: meski pengaturan bisa diset hingga 90 fps, frame rate cenderung berkisar 55–60 fps selama pertandingan.
- Genshin Impact: di pengaturan terendah target 60 fps, rata-rata frame sekitar 35 fps pada sesi 30 menit, turun ke kisaran 30 fps saat pertempuran intens.
Suhu permukaan mencatat titik panas di bagian atas layar dekat punch-hole sekitar 41–42°C dan bagian belakang di atas kamera hingga 45°C saat sesi gaming berat. Menggunakan kipas pendingin sedikit menurunkan kebocoran frame drop dan menaikkan rata-rata fps beberapa poin, namun perubahan tidak drastis.
Kamera: pro dan kontra untuk foto dan video
ADVAN Macha memuat sensor utama 50 MP Sony IMX 752 yang menjadi sorotan positif di kelas harga ini. Sistem kamera dipasang pada modul belakang memanjang dengan susunan utama dan sensor makro, disertai LED flash.
Foto
Dalam kondisi pencahayaan baik, kualitas foto masuk kategori memadai. Warna yang dihasilkan cukup menarik dan detailnya lumayan saat memotret di siang hari. Namun, dynamic range kadang tidak stabil — kadang foto underexposed, kadang overexposed — yang menuntut pengguna untuk mengaktifkan HDR secara manual untuk hasil lebih konsisten.
Mode Night cenderung membuat kulit menjadi terlalu cerah dan kurang natural, sehingga rekomendasi umum adalah menonaktifkannya bila inginkan warna yang lebih realistis.
Video dan stabilisasi
Perekaman video utama mendukung hingga 2K30 (2560 x 1440) dan Full HD hingga 60 fps. Keunikan di kelas ini adalah keberadaan Pro mode untuk video yang memungkinkan pengaturan ISO dan shutter secara manual — fitur yang jarang ditemui di segmen harga serupa.
Nahasnya, Electronic Image Stabilization (EIS) alias fitur stabilisasi (disebut "ACE" di sistem) belum optimal. Rekaman sering memperlihatkan jitter dan gerakan tidak mulus, terutama di kondisi cahaya rendah. Pada selfie, perekaman terbatas hingga 1080p30 dan juga menunjukkan stabilisasi yang kurang rapi.
Ringkasnya, kemampuan foto cukup untuk kebutuhan harian dan media sosial. Untuk video yang membutuhkan kualitas stabil dan halus, perangkat ini masih perlu peningkatan perangkat lunak stabilisasi.
Baterai dan pengisian: daya tahan yang realistis
Dengan kapasitas baterai 5000 mAh dan SoC 6 nm, ADVAN Macha menunjukkan hasil yang lumayan namun tidak spektakuler. Pengujian pemutaran video offline YouTube 1080p berujung pada habisnya baterai setelah sekitar 16 jam 42 menit. Ini menunjukkan daya tahan yang wajar untuk kapasitas sebesar itu.
Dalam simulasi penggunaan campuran: streaming YouTube 1080p 30 fps menghabiskan sekitar 6% per 30 menit, sementara penggunaan aplikasi pendek seperti TikTok mengurangi sekitar 5% per 30 menit.
Pengisian dengan adaptor 33W mencapai 0–50% dalam 30 menit dan penuh dalam 1 jam 31 menit. Kecepatan ini tidak buruk, tetapi ada ekspektasi dari pengguna bahwa 33W pada baterai 5000 mAh mampu mengisi lebih cepat, misalnya mendekati 1 jam hingga penuh. Jadi pengisian terasa aman dan cukup cepat untuk rutinitas harian, namun bukan yang tercepat di kelasnya.
Perangkat lunak dan fitur AI: Android 15 bersih tanpa bloatware
ADVAN Macha datang dengan Android 15 sebagai basis sistem operasi. Antarmuka relatif bersih tanpa aplikasi pihak ketiga yang berlebihan dan tanpa iklan bawaan, yang menjadi nilai plus terhadap pengalaman pengguna.
Beberapa fitur menarik yang layak diperhatikan:
- Dynamic Window: menampilkan area kiri dan kanan punch-hole untuk shortcut aplikasi dan informasi ringkas.
- Netless Chat: memungkinkan komunikasi dengan perangkat lain yang mendukung tanpa koneksi internet dalam jangkauan tertentu.
- Quick Tap: fungsi ketuk dua kali di belakang untuk membuka aplikasi atau fungsi tertentu.
- AI Smartpad dan Hoverball: asisten AI berbentuk widget (bisa dipilih karakter anjing atau kucing) untuk menjalankan tugas seperti membuka aplikasi, mengatur alarm, hingga membantu pemesanan makanan.
- AI Call Summary: fitur yang menghasilkan transkrip singkat dari panggilan telepon.
- AI Photo Editor: fitur pengolahan foto seperti cut out, penghilangan objek, ekspansi gambar, hingga pembuatan gambar baru dan konversi sketsa menjadi ilustrasi.
Perlu dicatat bahwa belum ada kepastian mengenai jadwal pembaruan Android masa depan untuk perangkat ini, sehingga calon pembeli perlu mempertimbangkan aspek dukungan pembaruan jangka panjang.
Fitur konektivitas dan multimedia
- 5G: mendukung jaringan 5G sehingga lebih siap untuk konektivitas masa depan.
- Wi-Fi 5 dan Bluetooth 5.2 dengan dukungan codec LDAC.
- NFC tersedia untuk pembayaran dan pairing.
- Dual speaker yang menghasilkan audio mid-centric, volume cukup keras untuk penggunaan pribadi, namun detail treble tidak terlalu tajam.
- FM Radio yang dapat diaktifkan dengan headset USB-C sebagai antena.
- DRM Widevine L3 pada Netflix, artinya tidak mendukung streaming HD via aplikasi; solusi praktis adalah mengunduh konten untuk ditonton offline dalam kualitas lebih tinggi.
Harga, pesaing, dan posisi pasar
Dengan banderol sekitar IDR 2.999.000, ADVAN Macha menempatkan diri di segmen menengah bawah dengan ambisi memberikan fitur lengkap: 5G, AMOLED 120 Hz, dan penyimpanan UFS 3.1. Dibanding kompetitor internasional di kisaran harga serupa, Macha menawarkan kelebihan pada layar, storage cepat, dan ketiadaan bloatware.
Namun, beberapa pesaing mungkin menawarkan performa GPU lebih kuat, dukungan pembaruan OS yang lebih jelas, atau kamera yang lebih optimal untuk video stabil. Keputusan membeli akhir bergantung pada prioritas pengguna: apakah layar dan fitur lengkap lebih penting, atau performa gaming dan stabilisasi video yang diutamakan.
Pro dan kontra singkat
- Keunggulan: desain tipis dan ringan, layar AMOLED cerah 120 Hz, penyimpanan UFS 3.1, Android 15 tanpa bloatware, fingerprint in-display, 5G, fitur AI menarik, Pro video mode.
- Kekurangan: stabilisasi video kurang baik, performa GPU terbatas untuk game berat, hanya tersedia satu pilihan warna di rilis awal, tidak jelas roadmap update Android, tidak ada sertifikasi tahan air/debu.
Tips praktis jika memilih ADVAN Macha
- Aktifkan HDR manual saat memotret pemandangan berkontras tinggi untuk mendapatkan hasil lebih konsisten.
- Untuk vlog selfie, pertimbangkan mematikan ACE dan gunakan stabilisasi pasca-produksi seperti Google Photos untuk hasil lebih rapi.
- Manfaatkan mode Pro video untuk pengaturan ISO dan shutter jika ingin hasil perekaman yang lebih dikontrol.
- Jika bermain game berat, gunakan pendingin eksternal atau turunkan pengaturan grafis untuk menjaga suhu dan stabilitas frame rate.
- Unduh konten Netflix saat tersambung Wi-Fi jika menginginkan pemutaran HD karena DRM Widevine L3 membatasi streaming HD via aplikasi.
Rangkuman akhir
ADVAN Macha adalah langkah berani dari merek lokal yang menghadirkan paket fitur lengkap di harga terjangkau. Untuk konsumen yang mengutamakan layar berkualitas, penyimpanan cepat, konektivitas 5G, dan pengalaman Android bersih, Macha layak dipertimbangkan. Namun, bagi yang mengutamakan performa gaming paling tinggi atau stabilisasi video profesional, alternatif lain mungkin lebih cocok.
Secara keseluruhan, review, reviewjujur, produkreview ini menilai ADVAN Macha sebagai pilihan seimbang: menawarkan banyak fitur menarik yang jarang ditemukan pada rentang harga yang sama, dengan beberapa catatan pada kualitas video dan performa GPU. Jika kebutuhan utama adalah smartphone serba bisa dengan layar bagus dan pengalaman perangkat lunak yang rapi, ADVAN Macha memiliki daya tarik kuat.
Bagian terakhir dari penilaian menjadikan Macha sebagai produk yang pantas diapresiasi karena keberanian menyisipkan fitur yang bernilai tambah. Keputusan akhir harus disesuaikan dengan preferensi penggunaan: multimedia dan produktivitas versus gaming dan perekaman video stabil.
JANGAN LUPA CEK YANG INI YA? |
|
Mumpung Masih Promo Terbatas! |
| Check Out |
Review, reviewjujur, produkreview: ADVAN Macha — Tipis, 5G, dan Penuh Fitur di Kelas Menengah. There are any Review, reviewjujur, produkreview: ADVAN Macha — Tipis, 5G, dan Penuh Fitur di Kelas Menengah in here.
